11 Juni 2026
Menumbuhkan Jiwa Wirausaha dan Kecakapan Digital melalui Program Pengabdian Masyarakat
STIE Wijaya Mulya Surakarta berkolaborasi dengan UMBSM Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Literasi Digital dan Jiwa Entrepreneurship bagi Siswa SMK dan Mahasiswa” pada Selasa (9/6/2026) di Ruang Seminar STIE Wijaya Mulya Surakarta. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi masyarakat dalam membekali generasi muda dengan kompetensi yang relevan di era digital sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua STIE Wijaya Mulya Surakarta, Agus Triatmono, S.E., S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya literasi digital sebagai bekal utama bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Selain itu, jiwa entrepreneurship juga perlu ditanamkan sejak dini agar para siswa dan mahasiswa mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri dan inovatif.
"Kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara bijak harus diimbangi dengan kreativitas dan semangat kewirausahaan. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi melalui berbagai inovasi," ungkap Agus Triatmono.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Eko Aza, S.Kom., selaku pengurus UMBSM Sukoharjo. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama yang baik antara UMBSM Sukoharjo dan STIE Wijaya Mulya Surakarta dalam menyelenggarakan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) STIE Wijaya Mulya Surakarta, Dian Noor Citra Perdana, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memperoleh wawasan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan akademik maupun dunia usaha.
Materi utama disampaikan oleh Ardian Bagoes Purnomo, pemilik usaha Teh Raden, yang hadir sebagai narasumber. Dalam paparannya, Ardian membagikan pengalaman praktis membangun dan mengembangkan usaha di tengah era digital. Ia menjelaskan bagaimana pemanfaatan media sosial, pemasaran digital, serta inovasi produk menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha.
Peserta juga diajak memahami berbagai strategi membangun bisnis yang berkelanjutan, mulai dari mengenali peluang pasar, membangun branding, hingga memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan konsumen. Penyampaian materi yang komunikatif dan berbasis pengalaman nyata membuat peserta antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMK Wijaya Kusuma Surakarta, mahasiswa, serta dosen STIE Wijaya Mulya Surakarta. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Berbagai pertanyaan terkait peluang usaha digital, strategi pemasaran online, hingga tantangan berwirausaha di era modern menjadi topik yang menarik perhatian peserta.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, STIE Wijaya Mulya Surakarta dan UMBSM